Senin, 24 September 2012

Kita Ada Bukan Karena Kebetulan !!!!

Kita tidak akan pernah tahu bahwa kata-kata yang kita ucapkan mungkin berdampak bagi orang lain – bahkan cukup untuk mengubah hati seorang pembunuh. Kelahiran kita bukanlah suatu kesalahan atau kecelakaan, dan hidup kita bukan terjadi secara kebetulan atau sekedar fenomena alam. Orangtua kita mungkin tidak merencanakan kehadiran kita, tapi Tuhan punya rencana atas hidup kita. Tuhan sama sekali tidak terkejut atas kehadiran kita di dunia. Bahkan sebenarnya Ia mengharapkan kelahiran kita. Jauh sebelum kita dikandung oleh orangtua kita, kita telah dikandung di dalam pikiran Tuhan. Ini bukan takdir, bukan kebetulan dan bukan keberuntungan jika kita masih bernafas saat ini. Kita hidup karena Tuhan ingin menciptakan kita !!!. Tuhan menentukan setiap detail dari tubuh kita. Dia sengaja memilih ras kita, warna kulit kita, rambut kita, dan setiap bagian tubuh lainnya. Tuhan membentuk tubuh kita tepat seperti yang diinginkanNYA. Tuhan juga menentukan bakat alami yang kita miliki dan keunikan dari kepribadian kita. Karena Tuhan menciptakan kita untuk sebuah alasan, Ia juga memutuskan kapan kita akan dilahirkan dan berapa lama kita akan hidup. Tuhan telah merencanakan hari hidup kita sejak semula, memilih waktu yang tepat untuk kelahiran dan kematian kita. Tuhan juga telah merencanakan dimana Anda dilahirkan dan dimana Anda akan hidup untuk memenuhi tujuan-Nya. Ras dan kebangsaan Anda bukanlah sebuah kecelakaan. Tuhan merencanakan semua itu untuk memenuhi tujuan-Nya. Yang paling menakjubkan, Tuhan telah memutuskan bagaimana kita akan dilahirkan. Terlepas dari keadaan lahir kita atau siapa orangtua kita, Tuhan memiliki sebuah rencana dalam menciptakan kita. Tak peduli apakah orangtua kita itu baik, buruk, atau acuh tak acuh terhadap kita. Tuhan tahu bahwa kedua individu itu memiliki genetika yang tepat dan persis seperti yang diinginkan-Nya untuk menciptakan kebiasaan Anda seperti kita yang ada di dalam pikiran-Nya. Orangtua kita memiliki DNA yang Tuhan inginkan untuk menciptakan kita. Walaupuan ada orangtua yang tidak sah, tidak ada anak yang tidak sah. Banyak anak yang tidak direncanakan kehadirannya oleh orangtua mereka, tetapi Tuhan tidak pernah tidak merencanakan kelahiran kita. Tujuan yang Tuhan tetapkan melebihi perhitungan kesalahan manusia, bahkan melebihi dosa sekalipun. Tuhan tidak pernah melakukan sesuatu secara kebetulan, dan Tuhan tidak pernah melakukan kesalahan. Tuhan memiliki alasan untuk segala sesuatu yang Ia ciptakan. Setiap tumbuhan dan hewan direncanakan oleh Tuhan dan setiap orang dirancang dengan sebuah tujuan di dalam pikiran Tuhan. Motivasi Tuhan saat menciptakan kita adalah karena kasih-Nya. Allah telah memikirkan kita bahkan sebelum Ia menciptakan dunia. Bahkan sebetulnya, itulah alasan Tuhan menciptakan dunia. Tuhan merancang lingkungan di planet ini hanya agar kita bisa hidup di dalamnya. Kita adalah fokus dari Kasih-Nya dan ciptaan yang paling berharga dari seluruh ciptaan-Nya. Alkitab berkata, Atas kemauan-Nya sendiri Ia menjadikan kita anak-anak-Nya melalui sabda-Nya yang benar. Ia melakukan itu supaya kita mendapat tempat yang utama di antara semua makhluk ciptaan-Nya. Lihatlah betapa Tuhan begitu mengasihi kita dan menganggap kita sangat bernilai. Tuhan tidaklah serampangan, Dia merencanakan semuanya dengan tepat. Semakin banyak para ilmuwan dan ahli biologi belajar tentang alam semesta, semakin kita memahami bagaimana planet ini secara unik cocok bagi keberadaan kita, yang dibuat dengan spesifikasi yang tepat sehingga memungkinkan manusia hidup. Mengapa Tuhan melakukan semua ini? Kenapa Tuhan begitu repot menghadapi semua persoalan dengan menciptakan alam semesta ini bagi kita? Karena Tuhan adalah Tuhan yang penuh Kasih. Kasih semacam ini sulit untuk dimengerti, namun secara fundamental dapat diandalkan. Kita diciptakan sebagai obyek spesial dari cinta-Nya Tuhan. Tuhan menciptakan kita agar Ia bisa mencintai kita. Ini adalah sebuah kebenaran untuk membangun hidup kita.. Jika tidak ada Allah, maka kita semua lahir karena kecelakaan, hasil dari kebetulan acak astronomis di alam semesta. Kita bisa berhenti membaca artikel ini, karena hidup ini pada akhirnya tidak akan memiliki tujuan dan tidak memiliki arti dan makna sama sekali. Tidak akan ada benar atau salah, dan tidak ada harapan di luar tahun kita yang singkat di bumi. Tapi Tuhan itu ada dan ia menciptakan kita untuk sebuah alasan, dan kehidupan kita memiliki makna yang dalam. Kita akan menemukan arti dan tujuan hanya ketika kita menjadikan Tuhan sebagai titik acuan dalam hidup kita. Kalimat terakhir dari Roma 12:3 (Message Bible) berkata, The only accurate way to understand ourselves is by what God is and by what he does for us, not by what we are and what we do for him {Satu-satunya cara yang akurat untuk memahami diri sendiri adalah dengan memahami siapa itu Allah dan apa yang dilakukannya bagi kita, bukan dengan memahami diri kita dan apa yang kita lakukan bagi-Nya}. Salam Hangat Buat Saudara/ri Sekalian. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Design By:
free templates blogger