Jumat, 12 April 2019

Bisnis rumahan STI

Ditawarin jadi member STI... Jawabannya takut ga ada yg join karena udah banyak ratusan member diluar sana....

Pernah ke mall gak????

Ditiap lantai ada yg jualan dgn barang yg sama...
Dilantai 1 jualan baju semua......
Dilantai 2 jualan sepatu sandal semua...
Dilantai 3 isinya counter hp semua....

Bisa dibayangkan persaingan pasar seperti apa???
Ga perlu dijelaskan yahhh...

Pada intinya mereka tetap jualan, tetap buka toko...
Mau rame mau ga... mau ada yg beli atau ga...
Mereka tetap berusaha promosi dagangan mereka

Karena apa????
Karena rejeki udah ada yg ngatur

Banyaknya pelanggan/pembeli itu tergantung kita cara berpromosi dan pelayanannya.

Diam, Pikirkan & Renungkan sejenak...Apakah anda sudah puas dgn apa yg anda peroleh saat ini??... Apakah itu bisa jadi jaminan masa tua anda??... Anda yakin tidak akan merasa kekurangan 5 atau 10 tahun ke depan???... Kalau ada yg menjanjikan anda pada yg lbh baik....

Tetap semangat...
Tetap jualan...
Tetap berdoa...
Hasil mengikuti...
Setuju?

Chat inbox
Salam sejahtera dari STI😍😍

STI Sembako Tani Indonesia

Hanya dengan 100.000 bisa menghasilkan puluhan ribu, ratusan ribu bahkan jutaan Lo..😍
Mau tau caranya?
Chat Me πŸ™‹

Kamis, 11 April 2019

Bisnis Sembako Tani Indonesia

Jangan pernah ragu tuk join ke STI (Sembako Tani Indonesia), CV  ini didirikan untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia,dengan beberapa bagian bonus yang dpat kita peroleh.
Jadi sudah ada ijin usahanya yaπŸ‘‡
Dengan modal hanya πŸ’― rb aja, kita bisa punya penghasilan puluhan ribu bahkan ratusan ribu perhariπŸ‘

Doa,Kerja keras, usaha, jujur dan ikhlas akan menjadi kunci keberhasilan.
Wa 081360271910

Senin, 08 Oktober 2012

Karpet Ibu,,,,!!!!!!!

Ini adalah sebuah kisah nyata tentang Virginia Satir (seorang family therapist). Dalam sebuah rumah tangga, para anggota keluarga (ayah dan anak-anak) merasa tertekan dengan sikap si ibu yang sangat rewel terhadap masalah kebersihan, terutama terhadap karpet besar di ruang depan. Sang ibu selalu membersihkan karpet tersebut setiap ada jejak kaki yang menempel, disertai omelan dan ungkapan kekesalan lainnya. Setiap ada jejak kaki di atas karpet, dia segera membersihkannya. Menyuruh suami dan anak-anaknya melepas dulu sepatu sebelum melewati karpet atau meminta mereka lewat pintu belakang saja. Suami dan anaknya sudah sering mengatakan agar membiarkan saja. Akhirnya si suami menemui Virginia Satir dan menceritakan persoalan tersebut. Pada hari yang telah dijanjikan, Virginia bertemu dengan ibu pembersih itu. Virginia mengatakan kepada ibu itu, "Ibu, tolong pejamkan mata ibu sekarang..Ibu bayangkan bahwa Ibu melihat karpet Ibu sangat bersih..terlihat dengan jelas bulu-bulunya..dan terasa sangat lembut. Tidak ada satu pun bekas jejak kaki di atas karpet ibu..."Wajah sang Ibu terlihat cerah dengan senyum penuh kebahagiaan di bibir. "Karpet Ibu masih bersih..tak terlihat satu pun jejak kaki di sana..dan itu berarti bahwa orang-orang yang Ibu cintai tidak berada di sekitar Ibu..Itu berati bahwa Ibu hidup hanya sendiri..Ya hanya Ibu..tidak ada orang-orang yang Ibu cintai.." Wajah sang Ibu terlihat sedih dan meneteskan air mata. Kata-kata yang sangat powerful itu menyadarkan sang Ibu. Sejak saat itu sang Ibu tetap pembersih, tetapi setiap melihat jejak kaki di karpet, ia tak lagi marah, stress, atau mengomel dengan kesal. Sebaliknya, ia merasa bahagia karena itu berarti anak dan suaminya telah pulang. Semua orang yang ia cintai berada di dekatnya :) Virginia berhasil membuat Si ibu melihat sebuah persoalan yang sama dari kacamata yang berbeda sehingga menghasilkan prilaku yang positif. Prinsipnya adalah mengubah masalah (yang tidak bisa lagi diubah) menjadi keuntungan. Dalam bisnis yang sangat melibatkan penjualan langsung, kita juga sering bertemu sesuatu yang bisa membuat kesal, sedih, marah patah semangat,putus asa. Sesuatu itu tidak bisa kita hindari. Sesuatu itu bagian dari bisnis. Sesuatu itu sering disebut masalah. Masalah tersebut adalah PENOLAKAN ^^ Tidak bolehkan kita kesal, marah, terutama sedih saat ditolak? Tentu boleh! perasaan-perasaan, emosi-emosi tersebut justru sangat wajar. Harapan yang tidak sesuai kenyataan tentu saja tidak enak. Namun, apa keuntungan yang kita dapatkan jika terus bertahan pada emosi-emosi tersebut?? Coba anda bayangkan sekarang, anda melakukan penawaran bisnis kepada seorang sahabat. Tapi dia menolak...mencela..menertawakan. Bayangkan tertawanya..bayangkan sederetan kata-kata yang intinya mencela dan meremehkan..bayangkan semua itu..rasa sakit, terhina, down... Kemudian bayangkan, anda tak lagi mendengar kata tidak. tak ada penolakan..tak ada lagi celaan..tak lagi tertawa mengejek. Bayangkan semua itu hilang...lenyap..dan itu berarti..anda telah kehilangan sebuah bisnis. Anda menutup jalan rezeki sendiri! Menghilangkan sebuah kesempatan mewujudkan mimpi. Yup, dementor telah menghisap kekuatan jiwa anda, merapuhkan semangat anda, sehingga akhirnya anda berhenti! Jika anda tidak mengalami penolakan-penolakan lagi dalam penawaran bisnis anda, maka yakin saja itu pasti karena anda berhenti menawarkan. Berhenti berarti tidak lagi bergerak. Tidak lagi bergerak berarti mati. MATI = GAGAL! Pertanyaannya, siapa yang rugi? siapa yang kehilangan mimpi? Siapa yang menukar mimpinya dengan pelemahan jiwa? Apakah mereka yang menertawakan akan membantu saat anda butuh duit? Apakah mereka yang menghina akan membantu memberikan modal bisnis yang bonafid sesuai pandangan mereka tentang bisnis bonafid? Apakah mereka yang menghina, mencela, menolak demikian berharganya sampai anda demikian menghargai mereka dengan "mendengarkan" mereka? Dan sampai kapan hidup anda mau distir oleh pandangan-pandangan orang lain? Ini hidup mereka atau hidup anda? Jangan mau MATI saat masih memiliki nafas !!!!!!!

Senin, 24 September 2012

Kita Ada Bukan Karena Kebetulan !!!!

Kita tidak akan pernah tahu bahwa kata-kata yang kita ucapkan mungkin berdampak bagi orang lain – bahkan cukup untuk mengubah hati seorang pembunuh. Kelahiran kita bukanlah suatu kesalahan atau kecelakaan, dan hidup kita bukan terjadi secara kebetulan atau sekedar fenomena alam. Orangtua kita mungkin tidak merencanakan kehadiran kita, tapi Tuhan punya rencana atas hidup kita. Tuhan sama sekali tidak terkejut atas kehadiran kita di dunia. Bahkan sebenarnya Ia mengharapkan kelahiran kita. Jauh sebelum kita dikandung oleh orangtua kita, kita telah dikandung di dalam pikiran Tuhan. Ini bukan takdir, bukan kebetulan dan bukan keberuntungan jika kita masih bernafas saat ini. Kita hidup karena Tuhan ingin menciptakan kita !!!. Tuhan menentukan setiap detail dari tubuh kita. Dia sengaja memilih ras kita, warna kulit kita, rambut kita, dan setiap bagian tubuh lainnya. Tuhan membentuk tubuh kita tepat seperti yang diinginkanNYA. Tuhan juga menentukan bakat alami yang kita miliki dan keunikan dari kepribadian kita. Karena Tuhan menciptakan kita untuk sebuah alasan, Ia juga memutuskan kapan kita akan dilahirkan dan berapa lama kita akan hidup. Tuhan telah merencanakan hari hidup kita sejak semula, memilih waktu yang tepat untuk kelahiran dan kematian kita. Tuhan juga telah merencanakan dimana Anda dilahirkan dan dimana Anda akan hidup untuk memenuhi tujuan-Nya. Ras dan kebangsaan Anda bukanlah sebuah kecelakaan. Tuhan merencanakan semua itu untuk memenuhi tujuan-Nya. Yang paling menakjubkan, Tuhan telah memutuskan bagaimana kita akan dilahirkan. Terlepas dari keadaan lahir kita atau siapa orangtua kita, Tuhan memiliki sebuah rencana dalam menciptakan kita. Tak peduli apakah orangtua kita itu baik, buruk, atau acuh tak acuh terhadap kita. Tuhan tahu bahwa kedua individu itu memiliki genetika yang tepat dan persis seperti yang diinginkan-Nya untuk menciptakan kebiasaan Anda seperti kita yang ada di dalam pikiran-Nya. Orangtua kita memiliki DNA yang Tuhan inginkan untuk menciptakan kita. Walaupuan ada orangtua yang tidak sah, tidak ada anak yang tidak sah. Banyak anak yang tidak direncanakan kehadirannya oleh orangtua mereka, tetapi Tuhan tidak pernah tidak merencanakan kelahiran kita. Tujuan yang Tuhan tetapkan melebihi perhitungan kesalahan manusia, bahkan melebihi dosa sekalipun. Tuhan tidak pernah melakukan sesuatu secara kebetulan, dan Tuhan tidak pernah melakukan kesalahan. Tuhan memiliki alasan untuk segala sesuatu yang Ia ciptakan. Setiap tumbuhan dan hewan direncanakan oleh Tuhan dan setiap orang dirancang dengan sebuah tujuan di dalam pikiran Tuhan. Motivasi Tuhan saat menciptakan kita adalah karena kasih-Nya. Allah telah memikirkan kita bahkan sebelum Ia menciptakan dunia. Bahkan sebetulnya, itulah alasan Tuhan menciptakan dunia. Tuhan merancang lingkungan di planet ini hanya agar kita bisa hidup di dalamnya. Kita adalah fokus dari Kasih-Nya dan ciptaan yang paling berharga dari seluruh ciptaan-Nya. Alkitab berkata, Atas kemauan-Nya sendiri Ia menjadikan kita anak-anak-Nya melalui sabda-Nya yang benar. Ia melakukan itu supaya kita mendapat tempat yang utama di antara semua makhluk ciptaan-Nya. Lihatlah betapa Tuhan begitu mengasihi kita dan menganggap kita sangat bernilai. Tuhan tidaklah serampangan, Dia merencanakan semuanya dengan tepat. Semakin banyak para ilmuwan dan ahli biologi belajar tentang alam semesta, semakin kita memahami bagaimana planet ini secara unik cocok bagi keberadaan kita, yang dibuat dengan spesifikasi yang tepat sehingga memungkinkan manusia hidup. Mengapa Tuhan melakukan semua ini? Kenapa Tuhan begitu repot menghadapi semua persoalan dengan menciptakan alam semesta ini bagi kita? Karena Tuhan adalah Tuhan yang penuh Kasih. Kasih semacam ini sulit untuk dimengerti, namun secara fundamental dapat diandalkan. Kita diciptakan sebagai obyek spesial dari cinta-Nya Tuhan. Tuhan menciptakan kita agar Ia bisa mencintai kita. Ini adalah sebuah kebenaran untuk membangun hidup kita.. Jika tidak ada Allah, maka kita semua lahir karena kecelakaan, hasil dari kebetulan acak astronomis di alam semesta. Kita bisa berhenti membaca artikel ini, karena hidup ini pada akhirnya tidak akan memiliki tujuan dan tidak memiliki arti dan makna sama sekali. Tidak akan ada benar atau salah, dan tidak ada harapan di luar tahun kita yang singkat di bumi. Tapi Tuhan itu ada dan ia menciptakan kita untuk sebuah alasan, dan kehidupan kita memiliki makna yang dalam. Kita akan menemukan arti dan tujuan hanya ketika kita menjadikan Tuhan sebagai titik acuan dalam hidup kita. Kalimat terakhir dari Roma 12:3 (Message Bible) berkata, The only accurate way to understand ourselves is by what God is and by what he does for us, not by what we are and what we do for him {Satu-satunya cara yang akurat untuk memahami diri sendiri adalah dengan memahami siapa itu Allah dan apa yang dilakukannya bagi kita, bukan dengan memahami diri kita dan apa yang kita lakukan bagi-Nya}. Salam Hangat Buat Saudara/ri Sekalian. ^_^

Jumat, 14 September 2012

Impian Setelah Air Mata


Aku berdiri diatas panggung yang selalu kudambakan
Di tengah eluan, tepuk tangan dan juga senyuman
Dengan latihan yang ketat kulampaui dinding diriku
Sambut hari ini tirai kesempatan pun terbuka

Bridge: Aku pun tidak berdiri sendiri
Padahal ku menangis di jalan pulang
Aku bernyanyi tanpa berpikir
Ada hari ku hilang percaya diri
Selalu sainganku terlihat seolah bersinar

Impian ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan
Usaha keras itu tak akan mengkhianati
Impian ada di tengah peluh, selalu menunggu agar ia menguncup
Satu hari pasti sampai harapan terkabul


Lampu sorot yang ternyata begitu terang seperti ini
Bagai malam panjang mencari fajar mentari pagi
Sudah pasti aku tidak mau kalah dari kakak kelasku
Kami ingin buat show diri kami sendiri

Ada hariku menangis sedih
Saat ku dirawat karena cedera
Ada hariku sudah menyerah
Imbangi sekolah beserta latihan
Namun ku mendengar encore dari suatu tempat

Impian setelah air mata, bunga senyuman setelah tangis berhenti
Tunjukkan dulu usaha keras pun akan mekar
Impian setelah air mata, kupercaya takkan kalah dari angin hujan
Sampai doaku mencapai langit cerah

Penuh semangat mari menari
Penuh semangat mari menyanyi
Jangan lupakan tujuan awal
Yang akan selalu menenangkan…

Kenapa Aku S'lalu Memikirkan Dia ?????

Kemarin tepatnya tanggal 21 Mei 2012,
aku sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaanku.
ya, Tuhan menjawabnya.
sangat jelas bagiku.
bagaimana aku bisa mengatakan hal seperti itu?
ini ceritanya.

kemarin, aku melihat sendiri dengan mataku
dan juga mendengar sendiri dengan telingaku
bahwa ia berkata ia sangat bahagia.
aku tidak tahu karena apa.
tapi yang pasti bukan karena diriku,
karena pada hari itu aku sangat depresi.
aku mengalami beberapa masalah.
aku juga tidak ada percakapan dengan dirinya.
ini jelas mengatakan bahwa dia sedang bahagia,
bukan karenaku.


aku sudah tahu sekarang.
bahkan sadar,
dia memang bukan untukku,
dia tidak merasakan apa yang aku rasakan
aku kecewa.
tapi aku juga berterima kasih
setidaknya harapanku padanya berkurang.
aku tidak mengerti mengapa aku masih memiliki harapan itu.
padahal aku sudah memiliki orang lain.


aku ingin mengurangi harapan itu sedikit demi sedikit,
agar rasa sakit yang kurasakan berkurang.

Tuhan bantu aku untuk mengurangi rasa sakit ini.
bantu aku menjalani kehidupan ini.
beri aku petunjuk ketika aku sedang kesulitan,
tidak tahu arah.
Amin.'
 

Design By:
free templates blogger